Home Breaking News Mengunjungi Rumah Xpander small MPV Paling Populer Saat Ini

Mengunjungi Rumah Xpander small MPV Paling Populer Saat Ini

SHARE

BEKASI | Otorai.com – Kerumah Xpander ya rumah, bagitulah kami sebut bagi tempat Mitsubishi Xpander di produksi masal, sebuah Pabrik megah di kawasan industry GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat, di bangung oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Kedatangan kami diajak oleh MMKSI bersama beberapa awak media untuk melihat fasilitas dan proses produksi yang dilakukan pabrik yang baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi pada bulan April tahun lalu, yang secara perdana telah memproduksi Xpander dan Pajero Sport.

Sebuah pengalaman menarik dimana kami bisa langsung melihat dibuatnya Xpander sebagai small Multi Purpose Vehicle (MPV) yang populer saat ini, dengan segala standar kualitas global yang diaplikasikan dalam setiap langkah perakitannya.

Tidak main-main, Pabrik dengan kapasitas produksi kendaraan sebesar 160.000 unit tiap tahun ini, termasuk Xpander sebesar 80.000 unit, merupakan komitmen tinggi Mitsubishi untuk memenuhi permintaan konsumen di Indonesia.

Pabrik berkonsep baru dimana kendaraan dibuat dengan kualitas tinggi yang dapat diandalkan dan modere pada tiap-tiap prosesnya ini, membuat kami tercengang. bagaimana tidak, kendraan bisa kami lihat langsung dibuat mulai dari tahapan proses, stamping Full Automated Press Line, welding hingga asembling.

Walaupun pabrik ini dapat menyerap puluhan ribu tenaga kerja tetapi penggunaan robot masih dibutuhkan, yang tidak kalah penting, pabrik ini merupakan pabrik ramah lingkungan, dilihat dariupaya penghematan air tanah dengan melakukan daur ulang untuk air limbahnya.

Dalam mencapai tujuan pabrik ramah lingkungan dilakukan dengan mereduksi emisi karbon dioksida melalui penghematan energi pada proses pengecatan dengan mengurangi proses oven dan Innovate Heat Pump Hot Water System, tentu saja tanpa mengurangi kualitas.

Selain itu, dalam taraf operasional dan konsep bangunan MMKI menganut “Omotenashi” ruang dengan kebijakan ramah lingkungan memaksimalkan penggunaan lampu LED dan juga cahaya matahari. Hal tersebut diyakini dapat mengurangi emisi hingga 11%.

Dengan nilai invstasi sebesar Rp 7.5 Triliun Rupiah pada pabrik ini, tampak terlihat kalau Mitsubishi tidak main-main menggarap ceruk pasar otomotif nasinal bahkan global. (rhs)

SHARE