Home Breaking News Dukung “Visit Wonderful Indonesia 2018” Kementerian Pariwisata Gandeng Blue Bird

Dukung “Visit Wonderful Indonesia 2018” Kementerian Pariwisata Gandeng Blue Bird

SHARE

JAKARTA | Otorai.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun 2018 ini sebanyak 17 juta wisman dan pada tahun depan akan terus meningkat menjadi 20 juta.

Agar target tercapai sekaligus mensukseskan ‘Visit Wonderful Indonesia 2018’ maka Kemenpar bersama PT Blue Bird Tbk melakukan kerja sama sebagai salah satu program unggulan yang telah  dicanangkan oleh Kemenpar dengan melibatkan pelaku bisnis (industri) pariwisata.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Kantor Pusat Blue Bird, jalan Mampang Selatan 60, Jakarta Selatan, Senin ( 26/03/).

Kemenpar sendiri telah meluncurkan dua program unggulan yakni; 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia (WI) dan ViWI 2018 dalam rangka mencapai target 17 juta wisman bersama stakeholder pariwisata yang tergabung dalam kekuatan Pentahelix (akademisi, pelaku bisnis, kumunitas, pemerintah, dan media).

Program 100 CoE WI 2018 digelar di 34 provinsi di seluruh Indonesia meliputi berbagai event budaya (culture) sebesar 50%, daya tarik alam (nature) 30% dan buatan (manmade) 20% akan berlangsung dalam satu tahun penuh.

Sedangkan program ViWi 2018 yang diiniasi pelaku bisnis pariwisata menawarkan tiga jenis program utama, yaitu hot deals berupa paket wisata yang ditawarkan pada saat low season. lalu, colors of Indonesia (CoE) paket wisata berupa event yang juga ditawarkan pada saat low season dan diigital destination yang merupakan destinasi pariwisata kreatif yang instagramable dengan menampilkan objek foto yang dapat dipergunakan sebagai feeds di media sosial (Medsos).

Menpar Arief Yahya, mengatakan kalau tahun 2018 ini telah menjadi salah satu tahun terpenting bagi industri pariwisata Indonesia.

“Tahun ini kita menjadi tuan rumah penyelenggaran event internasional Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus dan Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (IMF-WB) di Bali pada Oktober mendatang yang akan dihadiri ribuan peserta (wisman) dari mancanegara,” paparnya.

Tidak hanya itu, Arief Yahya juga menambahkan, bahwa untuk mensukseskan program strategis tersebut Kemenpar terus berusaha meningkatkan kualitas pada unsur 3A (aktraksi, amenitas, dan transportasi) bekerja sama dengan berbagai pelaku industri yang memiliki peranan penting dalam mendorong pariwisata Indonesia, termasuk di antaranya dengan Blue Bird sebagai market leader di industri layanan jasa transportasi Indonesia.

“Selain atraksi dan akomodasi, transportasi merupakan salah satu aspek yang sangat berperan dalam memberikan pengalaman prima kepada wisman. Oleh karena itu dengan citra Blue Bird yang telah dikenal luas akan kenyamanan dan layanannya yang tersebar di berbagai kota Indonesia, kami yakin Blue Bird merupakan mitra yang tepat dalam mendukung tercapainya target 17 juta wisman,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Blue Bird Tbk, Purnowo Prawiro menyampaikan bahwa kerja sama yang dilaksanakan dengan Kemenpar tidak lepas dari komitmen Blue Bird sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi yang sangat mengutamakan faktor keamanan, kenyamanan, dan kemudahan, untuk turut berperan dan memberikan sumbangsih terhadap pengembangan industri pariwisata nasional.

“Bagi Blue Bird kerja sama ini merupakan amanah yang diterima sebagai sebuah kewajiban untuk brand pariwisata Indonesia yang tumbuh dan berkembang di Indonesia bersama-sama menjelajahi setiap ruas dan bagian Indonesia,” katanya.

Blue alah satu perusahaan penyedia transprtasi publik yang standar tinggi akan kualitas pelayanannya berkomitmen untuk berepran aktif dalam membantu kegiatan promosi dan upaya menarik wisatawan yang dilaksanakan Kemenpar, mengingat ketersediaan armada blue bird ada di berbagai kota di indonesia. (rhs)

SHARE