Home Breaking News Xpander Siap Bidik Pasar Kendaraan Penumpang di Pangkal Pinang

Xpander Siap Bidik Pasar Kendaraan Penumpang di Pangkal Pinang

SHARE

PANGKAL PINANG | Otorai.com – Potensi Mitsubishi Xpander menggarap pasar kendaraan penumpang di wilayah Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung sangat terbuka lebar.

Apalagi setelah pisah dari provinsi Sumatera Selatan dan membuat provinsi sendiri ditambah lagi dengan dibukanya diler baru kendaraan penumpang Mitsubishi PT Lautan Berlian Utama Motor.

Ekianto Tellys Direktur PT Lautan Berlian Utama Motor Pangkal Pinang mengatakan, bahwa potensi ekonomi di Bangka Blitung masih bagus sehingga semakin menambah keyakinnya akan meningkatkan penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi.

“Dengan dibukanya diler baru ini kita menargetkan 25 unit sebulan, Expander 20 unit, Pajero Sportnya 5 unit dan buat yang lainnya seperti Triton, Outlander Sport dan Mirage ada sekitar 5 unit jadi semua ada sekitar 30 unit,” ungkapnya.

Tidak salah permintaa Mitsubishi Xpander khusus di wilayah Pangkal Pinang dan sekitarnya cukup tinggi. Tipe tipe Xpander yang paling diminati di wilayah Pangkal Piang adalah tipe Ultimate dan Exceed MT dengan komposisi Ultimate sebesar 60%, Exceed MT sebesar 30% dan sisanya untuk tipe lainnya.

Perlu diketahui, peningkatan volume penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi di Kepulauan Bangka Belitung hingga 6 kali lipat pada periode Januari-Juni 2018, dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

“Buat promosi kita tidak ikut program promosi yang lokalan jadi kita tetap ikut program nasional sebagai tanggung jawab diler, seperti membuat event yang mengundang konsumen datang,” tambah Ekianto Tellys.

Diler Mitsubishi PT Lautan Berlian Utama Motor – Pangkal Pinang merupakan diler dengan layanan 3S (sales, service, spare parts) khusus kendaraan penumpang, berlokasi di Jl. Mayor Safri Rahman No. 59 A Bukit Besar, Girimaya, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Tidak hanya itu, Dealer ini juga dilengkapi dengan area showroom seluas 510m2 dan luas area workshop 840m2.

“Melihat kondisi tersebut dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan penumpang,kami yakin tergat bisa tercapai,” tupnya. (rhs)

SHARE